Sebenarnya aku bukan orang yang sungguh-sungguh terencana. Secara garis besar aku tahu apa yang aku tuju. Tapi ya itulah...masalahku ada dua: aku ini pelupa, jadi sering lupa bahkan pada garis besar tujuan. Wedew... Selain itu, karena rasanya aku tidak nyaman terikat. Mungkin keduanya berhubungan... isn't it?
Tapi betul kata bunda, aku ini harus memiliki program. Aku ini laki-laki, harus bisa menentukan dan berani memutuskan, serta fokus. Tapi apa ini cuma masalah laki-laki? Mungkin tidak...dasar budaya!
Padahal menurutku hidup ini bagai samudera. Mengombak, mengalun, mengalir ... tenang, menghanyutkan, bergelora. Itulah hidup. Tidak semua tenang, tidak semua mengalir, tidak semua menghanyutkan. Kadang bergelora, berombak, bahkan badai datang menenggelamkan. Kadang gelap...membuat aku takut berlayar.
Tapi itulah hidup, sebuah gambling yang beresiko, sukses atau gagal. Itulah dinamika hidup. Hidup yang menarik untuk dijalani... Tapi meskipun demikian, ternyata aku masih mereka-reka rencana. Minimal rencana yang umum. Jika tanpa rencana atau ada perubahan mendadak, maka kacau juga pasti hidup ini.
Meski sepakat dengan Nietzche, hidup menurutku bagai kapal di atas samudera. Kapal yang kadang berlabuh dengan tentram. Berlabuh di kebenaran yang diyakini. Berlabuh di aturan masyarakat yang dikumandangkan. Berlabuh dalam agama yang menentramkan. Namun hidup bukanlah berlabuh. Hidup adalah berlayar, kadang terapung, kadang terombang-ambing, kadang melaju...kadang badai. Itulah hidup. Dan saat kita lelah, kita berlabuh, kita ber-pulang... Bukankah itu hidup? Hidup adalah bertanya, hidup adalah eksperimen.
Tapi jika semua berubah dalam sedetik, ngeri juga... Tapi bukankah perubahan adalah sebuah 'blink', sesuatu yang sekejab, meski sudah dipikirkan dan dipertimbangkan?? Bahwa Y putus dengan adalah sebuah kejadian sesaat dan sekejap...Tapi, secara teori apa aku siap? wedew, ngeriiiii....
Sepertinya aku dituntun ke arah ini. Let it flow...Terus semangat! Jangan takut!! Tetap tersenyum!!! Hidup ini mengalir, bersikaplah berani. Hidup ini bergejolak, hadapi! Hidup ini melaju, bersemangatlah!
Aku akan coba. Memberanikan diri, membuka diri.
Hari ini dimulai dengan tugas. Ternyata aku lupa menyelesaikan satu nilai. Rasanya semua orang sudah berlenggang, aku merasa demikian juga. Ternyata, seperti biasa, aku lupa sesuatu...:) Yakin belum tentu benar, tenang belum tentu aman. Ternyata aku belum selesai membuat komen satu grade...
Membuat komen bukan sesuatu yang gampang untukku. Bukan hanya karena komen itu harus bernada positif dan menyemangati, tapi lebih dari itu, karena mengingat nama adalah perjuangan bagiku. Nana, Ninik, Nono, Nanung...yang mana itu ya...aku mencoba mengingat-ingat. Perasaanku semua anak sama di hadapanku, ganteng, cantik, putih, rambut lurus. Entah yang mana nama anak itu.
Kalau aku diskusi dengan beberapa teman, dengan caraku, aku temui bahwa aku sering salah anak. Kupikir Nana ternyata Ninik. Aku mencoba bersikap tenang, dan mencari tahu dengan caraku. Kadang aku mendekati teman hanya untuk bertanya bagaimana kabar anak kelas X. Waktu dia bercerita aku sering menyela sok tahu sambil mencari tahu siapa saja tokoh-tokoh yang diceritakan. Dari situ aku mencoba membuat komen buatanku.
Bukan karena tidak perhatian, aku sering melupakan hal-hal detail. Celakanya, hal detail itu yang selalu mengejarku. Bayangkan besok aku harus mengumpulkan komen itu. Sekarang aku berjuang dan harus berjuang. Terus berjuang. Terus mengingat. Pasti bisa!
Memang hidup ini proses mengingat dan melupakan. Semoga aku selalu mengingat hal yang penting untuk diingat dan melupakan sisanya. Semoga 'ingat'ku dan 'lupa'ku mengubah hari-hariku ...hehehe. Semangat ahhhh!!
Meski sepakat dengan Nietzche, hidup menurutku bagai kapal di atas samudera. Kapal yang kadang berlabuh dengan tentram. Berlabuh di kebenaran yang diyakini. Berlabuh di aturan masyarakat yang dikumandangkan. Berlabuh dalam agama yang menentramkan. Namun hidup bukanlah berlabuh. Hidup adalah berlayar, kadang terapung, kadang terombang-ambing, kadang melaju...kadang badai. Itulah hidup. Dan saat kita lelah, kita berlabuh, kita ber-pulang... Bukankah itu hidup? Hidup adalah bertanya, hidup adalah eksperimen.
Tapi jika semua berubah dalam sedetik, ngeri juga... Tapi bukankah perubahan adalah sebuah 'blink', sesuatu yang sekejab, meski sudah dipikirkan dan dipertimbangkan?? Bahwa Y putus dengan adalah sebuah kejadian sesaat dan sekejap...Tapi, secara teori apa aku siap? wedew, ngeriiiii....
Sepertinya aku dituntun ke arah ini. Let it flow...Terus semangat! Jangan takut!! Tetap tersenyum!!! Hidup ini mengalir, bersikaplah berani. Hidup ini bergejolak, hadapi! Hidup ini melaju, bersemangatlah!
Aku akan coba. Memberanikan diri, membuka diri.
Hari ini dimulai dengan tugas. Ternyata aku lupa menyelesaikan satu nilai. Rasanya semua orang sudah berlenggang, aku merasa demikian juga. Ternyata, seperti biasa, aku lupa sesuatu...:) Yakin belum tentu benar, tenang belum tentu aman. Ternyata aku belum selesai membuat komen satu grade...
Membuat komen bukan sesuatu yang gampang untukku. Bukan hanya karena komen itu harus bernada positif dan menyemangati, tapi lebih dari itu, karena mengingat nama adalah perjuangan bagiku. Nana, Ninik, Nono, Nanung...yang mana itu ya...aku mencoba mengingat-ingat. Perasaanku semua anak sama di hadapanku, ganteng, cantik, putih, rambut lurus. Entah yang mana nama anak itu.
Kalau aku diskusi dengan beberapa teman, dengan caraku, aku temui bahwa aku sering salah anak. Kupikir Nana ternyata Ninik. Aku mencoba bersikap tenang, dan mencari tahu dengan caraku. Kadang aku mendekati teman hanya untuk bertanya bagaimana kabar anak kelas X. Waktu dia bercerita aku sering menyela sok tahu sambil mencari tahu siapa saja tokoh-tokoh yang diceritakan. Dari situ aku mencoba membuat komen buatanku.
Bukan karena tidak perhatian, aku sering melupakan hal-hal detail. Celakanya, hal detail itu yang selalu mengejarku. Bayangkan besok aku harus mengumpulkan komen itu. Sekarang aku berjuang dan harus berjuang. Terus berjuang. Terus mengingat. Pasti bisa!
Memang hidup ini proses mengingat dan melupakan. Semoga aku selalu mengingat hal yang penting untuk diingat dan melupakan sisanya. Semoga 'ingat'ku dan 'lupa'ku mengubah hari-hariku ...hehehe. Semangat ahhhh!!

Sungguh sebuah tulisan yg memberikan pandangan, semangat dan inspirasi.. seru, menarik, tegang, membuatku serasa masuk dalam duniamu.. terus semangat!! teruslah menulis dan bermimpi.. :)
BalasHapus